Author by
Adit | Crowpedia
Hayy topper? Pengen post
ajaa, sekalian curhat sama kalian, siapa tau ada yg baca, sambil minum kopi,
okee langsung dibaca ajaa.
Love at
first sight memang
terasa tak masuk akal, not only woman but
also kita juga bisa Love at first
sight with a job, Tapi, itulah love yang tiba-tiba bisa menghampiri dengan sendirinya. Semua
berawal dari email dari jobstreet, trus gue coba apply sebagai database
administrator di Tokopedia.
Detik demi detik, jam demi
jam, berganti hari berganti minggu belum juga ada kabar dari si dia, Hhmm bisa
dibilang agak sedikit pasrah sih tapi tetep penuh semangat dan ngarep buat bisa
gabung disana hehe, siapa sih yang gak mau jadi bagian di Tokopedia hehehe.
Akhirnya di hari penuh
kegalauan dan always berdoa kepada
tuhan yang maha esa akhirnya, aaakhirnyaaa gue dapet email dari Tokopedia untuk
mengikuti proses wawancara.
First
time gue dateng di Tokopedia, gue
merasa beda. Ya jelas gue merasa beda, pakaian yang gua pake formal trus pakaian karyawan Tokopedia casual haha.., gak sih, ada sesuatu yang
buat gue merasa beda, kaya sesuatu yang lama gue idamin tapi baru berasa
ketemunya sekarang, Lambat laun munculnya perasaan aneh ketika 15 menit diwaiting room Tokopedia untuk pertama kalinya seperti jantung gue
berdebar kencang dan terkadang jadi salah tingkah, hehe itu karna mau di interview sih topper hehe.
Over all, jujur gue merasa Tokopedia kaya something banget dihidup gue, anehnya gue selalu teringat dan berharap bisa bertemu dengan Tokopedia karna gue ngerasain sesuatu yang beda dari si dia yang tidak gue temuin sama mantan-mantan kantor gue sebelumnya.
Over all, jujur gue merasa Tokopedia kaya something banget dihidup gue, anehnya gue selalu teringat dan berharap bisa bertemu dengan Tokopedia karna gue ngerasain sesuatu yang beda dari si dia yang tidak gue temuin sama mantan-mantan kantor gue sebelumnya.
Setelah gue melewati proses
interview yang penuh harap-harap cemas, alhamdulillah pada akhirnya Tokopedia
memberi gue kesempatan untuk bisa bergabung dengan Tokopedia. Pada awal
bergabung dengan Tokopedia, banyak hal yang aneh kedengeran dikuping gue, salah
satunya “nakama”, mungkin gue masih
newbie and belom tau banyak tentang culture
Tokopedia.
Nakama adalah kata
yang berasal dari bahasa Jepang, yang maknanya lebih dekat dari teman atau hubungan lebih kuat dari teman bisa jadi seseorang yang seperti
keluarga. Karna gue baru bergabung
dengan Tokopedia, so gue di sebut sebagai “Newkama”.
Dan,, sampailah pada waktunya
gue mengikuti program yang diadakan oleh Tokopedia bisa dianggap semacam
training tapi disini disebutnya sebagai “Nakama
Academy” adalah suatu program yang diberikan kepada para calon newkama untuk berkembang
bersama Tokopedia sehingga mengetahui tujuan, visi dan misi serta bagian-bagian dari
Tokopedia. Nakama Academy berperan dalam masa orientasi dan masa percobaan di
Tokopedia dengan program yang sangat kreatif
dan interaktif sehingga
program Nakama Academy menjadi sangat efektif.
Salah satu untuk dapat
mengembangkan potensi diri yang ada tentunya agar dapat lebih mengembangkan
diri. Dimana terdapat pembagian kelompok yang masing – masing kelompoknya
beranggotakan dari berbagai divisi, kemudian coach juga memberikan
tugas agar kita mampu mengembangkan kemampuan kita dalam bidang yang sedang
dipelajari. Kitapun juga diberi keleluasaan untuk mengutarakan pendapat.
Salah satu hal menarik
lainnya dari acara nakama Academy ini adalah dimana kita dapat mengetahui tugas
dan jobdesk dari masing-masing divisi. Ini bertujuan untuk agar kita lebih
mengenal serta tahu apa yang divisi lain kerjakan. Apalagi, ditambah dengan
tidak membeda-bedakan antar divisi. Semua divisi sama yaitu dengan tujuan
membangun perusahaan menjadi lebih baik lagi. Bahkan ada bagian dimana kita
semua harus dapat menjadi Operational Customer Care. Karena
pada dasarnya, semua Nakama diwajibkan mengetahui Produk Knowledge yang
ada di Tokopedia. Jika consumer mengalami suatu kendala, semua Nakama dapat
menjelaskannya dan dapat membuat problem solving dari
permasalahan tersebut.
Di hari pertama gue join Nakama
Academy Gue inget banget, gue bingung dan sedikit panik. Gue gak tau apa
kegiatan yang bakal dilakuin? Gak tau bakal ngapain aja selama 2 minggu ke
depan? Bakal bosen ga ya, monoton atau bakal belajar teori mungkin lanjut ujian
kali ya ? Itu pertanyaan-pertanyaan yang ada di kepala gue.
Di Nakama Academy, gue dan
para Newkama lainnya dibimbing oleh coach
Doni dan coach Edward, sebutan untuk
Nakama yang memberi arahan selama Nakama
Academy berlangsung. Secara singkat, padat, dan jelas mereka menjelaskan
apa itu Nakama Academy dan apa yang
harus kami lakukan selama Nakama Academy
berlangsung. Kamipun dibagi ke dalam enam tim yang dinamakan dari berbagai nama
binatang, ada Crow, Bear, Sugar Glider, Wolf, Comodo, dan Dragon. Setiap tim diisi oleh Newkama dari divisi yang berbeda.
Pembagian tim ini dibuat agar kami para Newkama
bisa saling mengenal satu sama lain dan tidak hanya berkumpul dengan
teman-teman yang sudah kenal saja.
Dengan saling mengenal, kami
jadi tau tugas dari divisi lain dan bisa saling menghargai satu sama lain,
karena di Tokopedia semua divisi itu penting. Tidak ada yang paling penting,
setengah penting, atau tidak penting. Salah satu tujuan diadakannya Nakama
Academy ini adalah menanamkan DNA Tokopedia kepada para Newkama. DNA Tokopedia
itu adalah:
1. Focus on Customer
2. Growth Mindset
3. Make it Happen Make it
Better
Dan akhirnya gue tergabung
dalam kelompok “CROW” bersama
teman-teman baru gue ada Danial, Ika, Wulan, Ika, dan Maul. Disitu kita semua
bener-bener baru saling kenal satu sama lain. Dengan background yang
berbeda-beda kita coba untuk saling kenal lebih jauh supaya kelompok crow ini
bisa lebih solid dan kompak.
Gue merasa beruntung menjadi bagian dari Nakama dan bergabung dalam Nakama Academy. Banyak ilmu dan pengalaman
baru gue dapatin. Kami diajarkan berbagai ilmu baru yang bermanfaat. Dari Teori
Evolusi, Public speaking, mengenal Product,
BMD, Operational , Fraud, HR, Internet
Marketing, Design, Quality Assurance, IT, Scrum dan bahkan kami dilibatkan
dalam simulasi Big Project dan Campaign.
Kami juga diberikan
kesempatan dalam Big Project , gue
dan Danial, Ika, Wulan, Ika, dan Maul dan teman teman nakama lainnya belajar mengenal siklus penjualan dan pembelian
dalam Tokopedia. Diawali dengan bidding
barang-barang yang akan kami jual, hingga proses menjual sebagai Seller. Kami belajar dan bekerja yang
dikemas dalam suasana yang menyenangkan, sehingga lebih mudah diterima dan
dipelajari.
So far, selama program Nakama
academy berlangsung menurut gue banyak banget memberikan pengaruh positif,
yaitu dapat semakin menambah wawasan gue, menambah pengalaman dan pastinya
menambah teman-teman baru yang sangat menginspirasi. Mungkin kelihatannya agak
sedikit berlebihan tapi itulah hal yang gue rasakan sejak awal mula mengenal
Tokopedia hingga sekarang bisa menjadi bagian didalamnya.
Thanks
to Tokopedia yang memberikan gue
kesempatan, thanks to coach-coach yang sudah berbagi banyak
ilmu serta pengalaman. thanks to all
nakama, tetap solid, semangat, dan jangan lupa untuk selalu berpikir positif.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar